Oleh: Pdt. Ayub Abner | Juli 14, 2007

Iman Kepada Mukjizat

Dalam Yohanes 3:1-3, tersebut seorang yang berkedudukan tinggi dalam kalangan orang Yahudi datang kepada Yesus pada malam hari. Kenapa orang Farisi dan juga pemimpin Yahudi ini datang kepada Yesus, apa yang membuat ia tertarik pada Yesus sehingga harus datang pada Yesus?

Jawabannya ada dalam perkataan pemimpin Yahudi itu sendiri (ayat 2). Ia datang kepada Yesus karena tanda-tanda mukjizat yang dilakukan oleh Yesus, sebab menurut pemahaman orang Yahudi tanda-tanda mukjizat merupakan salah satu tanda mengenai hadirnya kerajaan Allah didunia. Namun jawaban Tuhan Yesus dalam ayat 3 memberikan suatu pemahaman yang baru bagi Tokoh Yahudi ini yaitu bahwa syarat mutlak agar orang dapat melihat dan mengalami kerajaan Allah adalah kelahiran baru bukan tanda mukjizat.

Iman seperti Nikodemus ini yang hanya tertarik pada tanda-tanda mukjizat sehingga ia datang pada Tuhan Yesus, kalau kita amati sekarang ini maka banyak terjadi di dalam kalangan gereja Kristen saat ini, dimana dengan adanya promosi tentang mukjizat-mukjizat di mana-mana, maka jemaat-jemaat yang belum punya pemahaman yang benar dan dalam akan firman Tuhan mulai bergereja dengan mencari gereja-gereja yang sering mengumandangkan tentang mukjizat-mukjizat ilahi, sehingga akibatnya:

1. Jemaat Tuhan tersebut pergi ke Gereja (kebaktian) bukan untuk menyembah Tuhan dan bersekutu dengan Tuhan, tetapi pergi ke gereja tersebut untuk menunggu mukjizat.

2. Kalau mukjizat tersebut tidak dialami oleh pribadi tersebut, akhirnya ia menjadi kecewa kepada gereja, hamba Tuhan, dan Allah.

3. Jemaat ini tidak dapat bertumbuh, karena ia harus berpindah-pindah Gereja untuk mencari mukjizat.

Kalau kita melihat dalam setiap mukjizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus terhadap orang-orang sakit (buta, lumpuh, Kusta, dll), sering kali Yesus katakan imanmu yang menyembuhkan engkau, bukan gerejamu yang menyembuhkan engkau, bukan hamba Tuhan yang menyembuhkan engkau, tetapi imanmu yang menyembuhkan engkau.

Syarat supaya orang itu bisa mengalami tanda dan mukjizat adalah Kelahiran Baru di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kelahiran Baru di dalam Tuhan Yesus Kristus memberikan kepada kita mukjizat yang terbesar, yaitu mengalami dan memiliki kepastian Kerajaan Allah apa tak lagi dengan mukjizat-mukjizat mengenai kesembuhan ilahi.

Saya mau katakan bahwa janganlah engkau berlelah-lelah mencari gereja-gereja yang menawarkan kesembuhan ilahi dan mukjizat-mukjizat, tetapi ingatlah bahwa mukjizat itu ada di dalam imanmu … sejauh mana engkau bergantung dan percaya (menyerahkan masalahmu
kepada Tuhan Yesus tanpa keraguan dan kebimbangan) kepada Tuhan Yesus yang adalah sumber mukjizat itu.

Hakekat kita percaya kepada Tuhan bukan didasarkan atas mukjizat, tetapi didasarkan atas kasih-Nya yang telah menyelamatkan kita, sehingga baik kita menerima kesembuhan atau tidak kita tetap mengucap syukur.

Jikalau saudara membutuhkan jamahan Tuhan janganlah saudara beriman kepada gereja, hamba Tuhan, dan mukjizat tetapi berimanlah kepada Tuhan yang merupakan sumber mukjizat, sehingga saudara tiada kecewa dan menolak Kristus. Pada saat saudara beriman kepada Kristus, siapkanlah imanmu untuk menerima kehendak Tuhan dan bersyukurlah atas apa yang Ia kehendaki di dalam hidupmu. Amin.

“Mukjizat yang terbesar adalah keselamatan kekal,
dimana orang lain berusaha dengan kekuatannya untuk mendapatkan keselamatan,
tetapi Allah kita memberikan keselamatan kepada kita dengan cuma-cuma.”

Ayub Abner M. Mbuilima


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: