Oleh: Pdt. Ayub Abner | Juli 14, 2007

Firman Tuhan Milik Siapa …?

Pertanyaan ini mungkin sangat mudah kalau kita menjawabnya secara teoritis, namun dihadapkan dengan kehidupan nyata maka sulit untuk diberikan jawaban yang tepat. Mengapa?

Kita bisa melihat hal ini dalam surat Efesus sebagai salah satu bukti ketelitian Paulus dalam pengajarannya.

Efesus 6:14-17. Di mana dalam konteks daripada teks ini berbicara tentang perlengkapan rohani yang perlu dimiliki oleh orang percaya agar tetap berdiri teguh karena menghadapi musuh yang tidak kelihatan yaitu penghulu-penghulu dunia yang gelap (ayat 12).

Namun kalau kita melihat susunan perlengkapan rohani yang ditulis oleh Paulus sangat teliti dan luar biasa, ini menunjukkan Paulus adalah seorang teolog yang besar, yang diilhami oleh Roh Kudus.

Kita mulai dari ayat 14 yang merupakan perlengkapan yang pertama:
1. Ikat pinggang = kebenaran
2. Bajuzirahkan  = Keadilan
3. Berkasutkan   = Kerelaan untuk memberitakan Injil
4. Perisai       = Iman
5. Ketopong      = Keselamatan
6. Pedang Roh    = Firman Allah

Setelah kita melihat poin keenam di atas maka timbul pertanyaan mengapa poin yang ke enam itu memiliki perbedaan dengan poin 1- 5 dimana poin 1-5, menyebutkan kata bendanya dan diikuti dengan pengertiannya.

Sedangkan bagian yang ke enam Paulus tidak menulis Pedang Firman Allah tetapi pedang Roh Firman Allah. Apa maksud Paulus  memakai kalimat Pedang Roh Firman Allah?

Ini menunjukkan bahwa Firman Allah yang adalah Pedang merupakan milik dari Roh Kudus itu sendiri, sehingga jikalau Firman Allah yang adalah pedang dipergunakan di luar bimbingan Roh Kudus maka akan keluar dari arti dan maksud Firman Tuhan yang sebenarnya. Dengan demikian maka Firman Allah dapat dipergunakan secara tepat apabila pribadi tersebut memohon kepada yang empunya Firman Allah yaitu Roh Kudus untuk memberikan inspirasi kepadanya.

Kalau kita melihat kenyataan sekarang ini, banyak orang mempergunakan firman Tuhan seakan-akan milik mereka sendiri, ini terbukti berani mencopot Firman Tuhan secara sembarangan dan seenak hatinya sendiri untuk membela diri dan juga menyerang orang lain bahkan banyak ayat Alkitab dimanipulasi untuk kepentingan diri sendiri dan juga sebagai benteng untuk menutupi kemunafikan hidup mereka.

Pada hal kalau Roh Kudus menerangi seseorang dengan FirmanNya maka bukan untuk menutupi kemunafikan seseorang tetapi sebaliknya membukakan akan setiap topeng-topeng kemunafikan yang ada, sehingga orang tersebut secara benar hidup didalam tuntunan terang Firman Allah dan juga mengajarkan secara benar Firman Tuhan yang adalah Isi hati Allah sendiri sehingga banyak orang boleh diberkati.

Firman Tuhan adalah milik Allah dan bukan milik kita sehingga tidak boleh sembarangan mempergunakannya, tetapi mintalah tuntunan Roh Kudus sehingga  kebenaran Allah dibukakan bagi kita dan kita juga dapat mempergunakan secara benar dan tepat, sehingga nama Tuhan dipermuliakan.

Tuhan Memberkati.

Ayub Abner M. Mbuilima


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: