Oleh: Pdt. Ayub Abner | Oktober 2, 2007

Yakub: Mempertahankan hidup dengan cara menipu

Kejadian 27-33.

Bagi banyak orang nama tidak memberikan pengaruh atau pengertian apa-apa dalam kehidupan pribadi seseorang, sehingga seringkali terdengar ungkapan “apa arti sebuah nama”. Namun hal ini tidak berlaku bagi orang-orang Yahudi, sebab bagi mereka nama menunjukkan jati diri mereka. Sebagai mana yang akan dibahas dalam teks ini. Nama Yakub memiliki arti Penipu. Arti nama ini terbukti ketika ia lahir, dimana tangan Yakub memegang tumit dari Esau kakaknya Kej 25:26. Beberapa penafsir mengatakan bahwa pengertian Yakub memegang tumit Esau yaitu agar ia ingin menarik kakaknya sehingga ia yang ingin dilahirkan pertama. Selanjutnya sikap penipuan ini berlanjut dalam Pasal 27, dimana Yakub menipu Ishak bapaknya dengan hasil daging yang merupakan persengkokolan dengan Ribka, mamanya. Akibat karena penipuan ini akhirnya Yakub lari ke pamannya yaitu Laban didaerah Mesopotamia (Kej 27: 41-46), disana terjadi tipu menipu antara Yakub dan Laban, pamannya (Kej 29) Dimana karena cintanya Yakub kepada Rahel ia bersedia bekerja pada Laban selama tujuh tahun. Namun pada malam pernikahan, Laban berhasil menipu Yakub, dimana bukan Rahel yang diserahkan kepada Yakub melainkan Lea, sehingga Yakub harus bekerja tujuh tahun lagi untuk mendapatkan Rahel. Kejadian 30: 25-43, menceritakan tentang penipuan yang dilakukan oleh Yakub terhadap Laban dengan dalil setiap ternak yang berwarna hitam dan berbintik-bintik adalah milik Yakub sedangkan tidak berwarna hitam dan berbintik-bintik adalah milik Laban, dan dengan kelihaiannya ia mengambil dahan yang berwarna hijau dari pohon hawar, pohon badam didekatkan pada ternak sehingga sebagian besar ternak tersebut berbintik-bintik. Sehingga Yakub memiliki ternak yang begitu banyak. Selanjutnya Pasal 32. Persiapan Yakub untuk bertemu kembali dengan Esau kakaknya. Namun dalam ayat 7 dijelaskan bahwa Yakub penuh dengan ketakutan sehingga ia membagi rombongannya dalam beberapa barisan, Yakub dan Rahel berada pada barisan yang paling akhir, pikirnya jikalau Esau menyerang rombongan yang pertama ia dapat melarikan diri. Namun dalam Pasal 32: 22-32, Dijelaskan bahwa pertemuan Yakub dengan Tuhan telah mengubah Yakub. Dimana ketika Tuhan bertanya siapakah namamu, ia tidak menjawab Esau sebagaimana ia menipu Ishak dengan menjawab Esau, namun ia menjawab Yakub. Jawaban ini memberikan satu pengertian bahwa sehebat-hebatnya Yakub menipu manusia , namun dihadapan Tuhan ia harus berkata jujur, sebab dihadapan Tuhan tidak ada yang dapat disembunyikan. Ketika ia berkata namaku Yakub, maka dihadapan Tuhan ia menjawab dengan jujur bahwa aku seorang penipu, dengan kejujuran ini maka Allah mengganti namanya menjadi Israel yang berarti having power with God (= mempunyai kekuatan dengan Allah) atau God’s fighter (= pejuang Allah). Akibat perubahan nama dan paradigma yang dialami oleh Yakub, maka dalam Pasal 33, ketika Yakub bertemu dengan Esau ia merubah strateginya bukan ia berada di posisi barisan paling belakang, namun ayat 3, dikatakan bahwa ia berdiri paling depan. Ketika ia melihat Esau ia sujud ketanah sebanyak tujuh kali. Ini menunjukkan bahwa semua penipuan yang dipakai oleh Yakub sejak ia lahir sampai dengan ia mendapatkan kekayaan dari Laban telah dilepaskan, dan ia memiliki hati dan pikiran yang baru dengan mengandalkan Tuhan, maka ia yang dulu adalah seorang yang mempertahankan hidupnya dengan jalan menipu dan sikap egois diubah menjadi seorang yang jujur dan rendah hati. Dari bagian Firman Tuhan ini kita dapat memahami beberapa hal penting:

  1. Perjuangan untuk mempertahankan hidup dengan jalan penipuan akan membuat kita terus memikirkan solusi dalam setiap masalah dengan jalan penipuan. Akibatnya kita tetap tinggal didalam dosa terus menerus Sebab penipuan adalah cara Iblis mengikat kita untuk tidak dapat lepas dalam lingkaran tersebut.
  2. Sehebatnya seseorang mempertahankan hidup dengan cara penipuan, ada saatnya dimana ia akan mengalami jalan buntu, oleh karena ia adalah manusia terbatas. Jalan buntu inilah yang akan membawa dia pada kekecewaan, putus asa dan mengakhiri hidupnya.
  3. Dihadapan Tuhan tidak ada yang dapat disembunyikan, sehingga kita tidak dapat menipu Allah sebab Ia mahatahu, maka biarlah kejujuran yang harus keluar dari hati kita melalui mulut kita untuk membukakan setiap penipuan kita dihadapan Tuhan.
  4. Kita tidak dapat merubah diri kita, orang lain tidak dapat merubah diri kita, hanya Allah sajalah yang dapat merubah kita, maka berilah dirimu dibersihkan dan diubah oleh Tuhan.
  5. Ketika kita diubah, maka kita tidak menghadapi realita dunia ini dengan kekuatan kita, namun sebaliknya dengan cara dan kekuatan dari Tuhan. Maka kita menjadi lebih dari pemenang dalam setiap masalah yang kita hadapi.

Tuhan Memberkati kita Semua

Pdt. Ayub Abner Mbuilima

About these ads

Responses

  1. Saya sangat diberkati karena melalui khotbah ini saya mendapat suatu pemahaman baru bahwa nama yang dimiliki manusia memiliki suatu makna dan kekuatan yang amat menentukan jalan hidup orang tersebut. Kadang-kadang orang tidak berpikir sejauh ini sehingga bertindak sembarangan saat memberi nama kepada seseorang atau anaknya. Misalnya orangtua yang memberi nama anaknya “si jahil”, mungkin karena anak tersebut berkelakuan jahil dalam pergaulannya, maka anak terseut akan berpikir bahwa ia adalah anak yang jahil dan bukan suatu hal yang salah apabila ia berkelakuan seperti itu. Saya sangat berharap bahwa setiap orang yang telah diberi nama baru oleh Tuhan Yesus sebagai anak-anak Allah, BapaNya, bisa bertindak seperti apa yang seharusnya. Seperti kata Alkitab, “Dalam Yesus, aku adalah ciptaan yang baru; yang lama telah berlalu dan, sesungguhnya, yang baru telah datang”. Salam untuk semua hamba Tuhan dan jemaat GIII Nishio Japan. God Bless You All.

    • ternyata Tuhan yg maha suci tidak malu menjadi Tuhan kita. sebab Dia tidak melihat banyaknya dosa yang kita perbuat akan tetapiu melihat hati kita yang ingin bertobat seperti yakub yang mau diubah hati dan karakternya
      JBU

  2. benarkah nama agustinus tiumlafu adalah mitra Allah?. GBU


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: